Merdeka Belajar

MAHASISWA UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA TERPILIH PROGRAM KREDENSIAL MIKRO MAHASISWA INDONESIA

Sebanyak 12 mahasiswa PTS terbaik di Sumatera, Universitas Teknokrat Indonesia, terpilih dalam program Kredensial Mikro Mahasiswa Indonesia. Mereka adalah Tri Herlina (Pendidikan Matematika), Yuli Santika (Pendidikan Matematika), Alvi Suhartanto (Teknologi Informasi), Muhammad Tegar Tirta Laksana (Teknologi Informasi), Fahreza Aditya Aryatama (Teknologi Informasi), Aldi Bagus Prasetyo (Teknologi Informasi), Mauliana ((Informatika), Wulan Agustin (Pendidikan Bahasa Inggris), Nadila Muraziza (Pendidikan Bahasa Inggris), Anjnisa Al Mawy (Informatika), Tania Regina Pingkan (Akuntansi), dan M Arianda Saputra (Informatika).

Dikutip dari kemdikbud.go.id disebutkan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaaan melalui Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan meluncurkan program Kredensial Mikro Mahasiswa Indonesia (KMMI) Tahun 2021 sebagai upaya untuk mendukung program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka.

Dalam pembukaan sosialisasi Progam KMMI, Direktur Pembelajaraan dan Kemahasiswaan, Aris Junaidi menyampaikan, tahun 2020 adalah tahun yang penuh tantangan yang dimulai dengan masuknya Indonesia ke dalam revolusi industri 4.0 dan society 5.0 sampai dengan pandemi Covid-19. Namun di balik tantangan pastinya juga terdapat peluang yang membuat Indonesia lebih inovatif dalam berbagai bidang salah satunya di bidang pendidikan tinggi.

Aris menyampaikan, program KMMI berupaya untuk mempersiapkan mahasiswa melalui pembelajaran yang merepresentasikan dunia industri. Ia berharap dengan program KMMI ini kelak akan melahirkan lulusan yang siap untuk menghadapi tantangan global yang semakin kompleks dan mengantarkan Indonesia menjadi Indonesia emas di tahun 2045.

“Program Kredensial Mikro Mahasiswa Indonesia ini adalah sebuah program guna mendukung Kampus Merdeka yang bertujuan untuk memberikan keleluasaaan kepada mahasiswa untuk belajar, menimba dan mendapatkan pengalaman di luar kampus,” kata Aris.

Aris menambahkan, program KMMI ini muncul berbasis pada tiga tren makro, yaitu: 1) Permintaan yang berkembang pesat untuk pendidikan tersier berkualitas tinggi di masyarakat, 2) Transformasi digital terjadi di banyak industri sehingga perubahan ini membuat kesenjangan, keterampilan antara lulusan perguruan tinggi dengan dunia kerja dengan industri, dan 3) Digitalisasi sektor pendidikan tinggi sehingga memudahkan mahasiswa mengakses di dalam dan di luar peguruan tinggi.

“Semoga dengan adaya program KMMI tidak ada lagi batasan belajar atau apapun dan dimanapun dan kata merdeka dalam program MBKM semakin menjadi kenyataan. Semoga niat luhur dan upaya baik ini bermanfaat dan berkontrbusi positif dalam proses pembelajaran di pendidikan tinggi di Indonesia,” tutup Aris.

Wakil Rektor I Universitas Teknokrat Indonesia Dr H Mahathir Muhammad SE MM mengatakan, pihak kampus menyambut baik terpilihnya 12 mahasiswa itu. Kegiatan KMMI ini menjadi bagian kegiatan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka. Perhitungan ekuivalensi SKS didasarkan pada luaran program KMMI yang diikuti dan disesuaikan dengan capaian pembelajaran lulusan yang ada di kurikulum program studi masing-masing peguruan tinggi.

Dasar perhitungan SKS dalam satu kegiatan KMMI sejumlah 3 SKA sesuai dengan Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.

Kata dia, Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas terkait program KMMI, akan dilaksanakan sosialisasi kepada perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi swasta di lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah I-XVI selama 4 hari mulai 26 Maret 2021 hingga 31 Maret 2021 yang dilaksanakan secara darimg melalui telekonferensi Zoom dan kanal Youtube Ditjen Dikti.

Mahathir berharap mahasiswa Teknokrat yang terpilih bisa mengejawantahkan pengetahuan mereka selama mengikuti program. Ini juga, ujar dia, akan menjadi tambahan pengetahuan yang bisa disampaikan kepada sivitas akademika lainnya.

Sehingga, mahasiswa Teknokrat mampu menyerap informasi terbaru dalam bidang-bidang yang strategis. Ke depan ini akan memberikan sumbangsih yang luar biasa bagi kemajuan masing-masing individu, juga kampus, serta masyarakat .

Scroll to top