Merdeka Belajar

Pertukaran Merdeka Belajar, Mahasiswa Universitas Teknokrat Kuliah Luring di Atma Jaya Yogyakarta

Bandarlampung, -Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia PTS Terbaik di Sumatera, mengikuti program pertukaran Merdeka Belajar di Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Setidaknya ada tujuh mahasiswa Universitas Teknokrat yang akan melaksanakan perkuliahan tatap muka atau secara luring selama satu semester di Atma Jaya Yogyakarta.

Ketujuh mahasiswa yang mengikuti program Pertukaran Merdeka Belajar di Universitas Atma Jaya sebagai berikut:
1. Ekawasti Januarsi (S1 Akuntansi)
2. Elda Tri Ayuningsih (S1 Akuntansi)
3. Akbar Hamongangan Lubis (S1 Informatika)
4. Mauliana (S1 Informatika)
5. Nico Dwi Hidayah (S1 Informatika)
6. Aprilian Paramita (S1 Pendidikan Bahasa Inggris)
7. Helena Cynthia Agustin (S1 Pendidikan Bahasa Inggris)

Pemberangkatan ketujuh mahasiswa diantar dan dilepas di Bandara Radin Inten II, Branti, Lampung Selatan.
Pelepasan dihadiri oleh Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. HM. Nasrullah Yusuf, SE, MBA, diwakili Wakil Rektor IV Achmad Yudi Wahyudin, MPd, juga Ketua Merdeka Belajar Kampus Merdeka Universitas Teknokrat, Koordinator Pertukaran Mahasiswa Merdeka, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FTIK.

“Mohon doanya agar mahasiswa dapat melaksanakan program dengan lancar menambah wawasan yang luas hingga dapat kembali lagi ke Universitas Teknokrat Indonesia,” ucap Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK) Auliya Rahman Isnain, Selasa (2/11/2021).

Sementara Wakil Rektor IV Bidang Kerjasama dan Umum Universitas Teknokrat Indonesia Achmad Yudi Wahyudin mengatakan, pelaksanaan pertukaran Merdeka Belajar berlangsung selama satu semester.

Achmad Yudi mengatakan, Universitas Teknokrat Indonesia mengirimkan 64 mahasiswa yang lulus pada program Pertukaran Mahasiwa Merdeka Kemdikbudristek tahun 2021.

Mahasiswa berasal dari Prodi Informatika sebanyak 5 orang, S1-Sistem Informasi sebanyak 8 orang, Teknik Elektro sebanyak 17 orang, Teknik Komputer sebanyak 1 orang, Teknologi Informasi 7 orang, Pendidikan Bahasa Inggris 8 orang, Pendidikan Matematika 5 orang, Pendidikan Olahraga 4 orang,  Sastra Inggris 2 orang, Akuntansi orang 4 orang, dan Manajemen 3 orang.

Mereka akan berpartisipasi pada pembelajaran di delapan kampus lain di luar Pulau Sumatera (Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Universitas Pamulang, Universitas Trisakti, Universitas Negeri Gorontalo, Universitas Halu Oleo, Universitas Negeri Makasar, Universitas Cokroaminoto Palopo, dan Universitas Hasanudin).

Tujuan dari program ini lanjut Achmad Yudi, untuk mendorong tumbuhnya semangat cinta tanah air melalui persahabatan antar generasi muda di berbagai wilayah Nusantara. Selain akan memiliki pengalaman akademik, belajar di kampus lain, mahasiswa juga berkesempatan untuk mengenal budaya lain yang akan dilaksanakan pada kegiatan Modul Nusantara.

Oleh karena itu, mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia terpilih diharapkan dapat dapat memiliki pandangan dan wawasan nusantara yang luas setelah mengikuti program Pertukaran Mahasiswa Merdeka 2021 ini.

Scroll to top